Selasa, 24 Mei 2011

MENULIS PROPOSAL PENELITIAN

Proposal penelitian memegang peranan penting dalam rangka pengembangan ilmu dan pemecahan masalah. Proposal penelitian ditulis untuk kepentingan penyelesaian skripsi, tesis atau disertasi mapun untuk sebuah proyek, perlu mendapatkan persetujuan dari pembimbing, suatu badan, lembaga atau panitia. Sebuah proposal penelitian mencakup dua bagian pokok, yaitu bagian pendahuluan dan bagian metode penelitian.

Bagian pendahuluan memuat hal-hal sebagai berikut:

  1. Latar belakang masalah
  2. Rumusan masalah
  3. Tujuan penelitian
  4. Manfaat penelitian
  5. Kajian teori
  6. Hipotesis (bila diperlukan)

Bagian metode memuat hal-hal sebagai berikut:

  1. Rancangan penelitian
  2. Tempat dan waktu penelitian
  3. Populasi dan sampel atau subjek penelitian
  4. Prosedur penelitian
  5. Instrumen penelitian
  6. Metode pengumpulan data
  7. Metode analisis data

Pada bagian akhir proposal disertakan daftar pustaka.

Berikut penjelasan masing-masing langkah menyusun proposal penelitian.

JUDUL PENELITIAN

Ungkapkan secara ringkas, jelas yang mengungkapkan faktor-faktor atau variabel-variabel penelitian yang menjadi perhatian peneliti. Judul penelitian tidak terlalu panjang, kira-kira terdiri atas 8 – 15 kata. Adakalanya peneliti menambahkan dalam judul penelitiannya, yaitu lokasi penelitian. Peneliti beralasan karena lokasi penelitian penting ditambahkan untuk memperjelas di mana penelitian dilakukan.

LATAR BELAKANG MASALAH

Kemukakan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan, baik kesenjangan teoretik atau pun kesenjangan praktis yang melatarbelakangi masalah yang akan diteliti. Dalam latar belakang masalah ini dipaparkan secara ringkas teori atau hasil-hasil penelitian terdahulu atau berdasarkan pengalaman/pengamatan pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang diteliti. Kemukakan teori-teori yang relevan sebagai dasar untuk memberi jawaban sementara terhadap permasalahan yang diajukan. Teori-teori yang digunakan sebagai landasan bukan sekedar pendapat dari pengarang, tetapi teori yang benar-benar sudah teruji kebenarannya. Karena itu pada bagian ini juga diperlukan dukungan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Dengan demikian masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh. Pada bagian ini Anda harus menuliskan mengapa hal itu penting untuk diteliti.

RUMUSAN MASALAH

Peneliti mengangkat masalah berdasarkan analisis atau kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Kemudian merumuskannya dalam ungkapan pertanyaan, dan/ atau kalimat pernyataan. Rumusan masalah diangkat atau dijabarkan berdasarkan variabel yang telah diidentifikasi oleh peneliti.

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu ke-pada isi dan rumusan masalah penelitian. Perbedaannya terletak pada cara merumuskannya. Masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat tanya, sedangkan rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan. Tujuan penelitian ini nanti jawabannya terletak pada kesimpulan penelitian.

MANFAAT PENELITIAN

Pada bagian ini dikemukakan kegunaan atau pentingnya penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan dalam arti luas. Dengan kata lain kegunaan penelitian berisi tentang alasan kelayakan atas masalah yang diteliti. Dari uraian bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahwa penelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan.

Manfaat/kegunaan hasil penelitian merupakan dampak dari tercapainya tujuan. Jika tujuan penelitian dapat tercapai, dan rumusan masalah dapat terjawab secara akurat, maka kegunaan/manfaatnya apa. Dengan demikian kegunaan penelitian ada dua hal yaitu: (1) kegunaan untuk mengembangkan ilmu/kegunaan teoritis, dan (2) kegunaan yaitu membantu memecahkan masalah yang diteliti.

KAJIAN TEORI

Kajian teori ini memuat bahasan yang berkenaan langsung dengan variabel penelitian. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kajian teori adalah:

Ø Mengkaji teori-teori yang berhubungan dengan variabel penelitian

Ø Membahas hasil penelitian yang relevan dengan variabel penelitian

Ø Sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan

Ø Sebagai dasar untuk mendapatkan jawaban yang dapat diandalkan

Ø Sebagai alat untuk membantu memecahkan masalah

Supaya kerangka teori yang disusun dapat meyakinkan pembaca, maka :

Harus lengkap

Mencakup perkembangan-perkembangan terbaru

Berasal dari beberapa pendekatan atau aliran

Didasarkan pada argumentasi yang meyakinkan

Tidak hanya berasal dari pengetahuan teknis

Berasal dari pengetahuan filosofis yang melandasi teori tersebut

HIPOTESIS PENELITIAN

Hipotesis diperoleh berdasar pada kesimpulan pemikiran deduksi dari argumentasi ilmiah terhadap variabel-variabel penelitian yang dipermasalahkan. Hipotesis tidak boleh diajukan sembarang, namun harus dikembangkan dari kerangka fikir (klimaks dari kerangka berfikir). Hipotesis dirumuskan dengan kalimat pernyataan, dan hipotesis yang dirumuskan adalah hipotesis penelitian atau biasa disebut H1.

METODE PENELITIAN

Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian mengemukakan gambaran umum cara dan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pengamatan dan pengukuran agar diperoleh data dengan kesalahan minimal. Pada rancangan penelitian berisi juga uraian tentang metode pelaksanaan penelitian dan rancangan pelaksanaannya.

Tempat dan Waktu Penelitian

Pada bagian ini perlu ditegaskan di mana penelitian itu dilaksanakan dan kapan dilaksanakan. Penentuan tempat penelitian harus disertai dengan alasan-alasan tertentu mengapa memilih tempat itu. Waktu penelitian harus dirinci secara kronologis, sehingga menggambarkan bagaimana proses penelitian itu dilaksanakan dan memakan waktu berapa lama dilakukan oleh siapa.

Populasi dan Sampel atau Subjek Penelitian

Di bagian ini ditegaskan populasi penelitian yang akan dikenai generalisasi. Karena alasan-alasan tertentu tidak mungkin peneliti meneliti secara keseluruhan populasi, tetapi hanya menggunakan sebagian dari populasi (sampel). Besarnya sampel harus mengacu pada pendapat pakar tertentu sehingga diperoleh jumlah sampel yang representatif. Setelah ditetapkan besarnya sampel langkah selanjutnya perlu diuraikan bagaimana cara mengambil sampel (sampling).

Jika penelitian tindakan kelas, pada bagian ini dijelaskan subjek penelitiannya siapa.

Prosedur Penelitian

Pada bagian ini jelaskna bagaimana langkah-langkah penelitian yang dilakukan, termasuk jadwal pelaksanaan kegiatan.

Instrumen Penelitian

Pada bagian ini jelaskan instrumen apa saja yang digunakan dalam penelitian. Instrumen atau alat mengambil data tersebut dapat berupa: (a) tes : inteligensi, prestasi, bakat, minat, dsb. (b) angket (Kuisener): sikap, kebiasaan, kecemasan, motivasi, dsb. (c) observasi : perilaku manusia, proses, dsb. Menggunakan Check List ( Ö ). (d) wawancara : hal-hal yang lebih mendalam dari responden. (e) dokumentasi :

Metode Pengumpulan Data

Pada bagian ini peneliti harus menyatakan :

  • Variabel yang diteliti
  • Sumber data
  • Teknik pengukurannya
  • Instrumen pengukuran
  • Teknik mendapatkan data

Metode Analisis Data

Pada bagian ini peneliti harus menjelaskan :

  • Langkah-langkah analisis
  • Jenis analisis yang digunakan: korelasional, komparatif, deskriptif, dll.
  • Perlu ditegaskan pula apakah analisis data secara statistik dilakukan secara manual atau menggunakan komputer program tertentu (Excel, SPSS, Lisrel, dsb.)

6 komentar:

  1. pak..............
    kalau dalam penelitian kita menggunakan 2 metode penelitian boleh atau tidhak y???
    misal:kita akan membuat suatu alat peraga untuk mengatasi masalah dalam melakukan pembelajaran pada sub bab tertentu.
    otomatis kN memerlukaN metode penelitian yG berbeda...............

    BalasHapus
  2. proposal skripsi diambil di semester 7 bisa gag pak??n than, dalam KRS smester 7 musti meregistrasikan mata kuliah skripsi atau mata kuliah skripsi tetap di semester 8 sesuai pedoman akademik??

    BalasHapus
  3. DUWI CAHYANI 6A24 Mei 2011 21.54

    Pak Harto yg baik hati dan tdk sombong. . .sya mau tnya. .dri bbrapa pnglaman yg sya ktahui,knpa hasil prtama yg didapat dri metode PTK sering tdk sesuai dgn yg diharapkan??

    BalasHapus
  4. bangaimana mencari ide buat mencari masalah pak???? skripsi semakin dekat tapi seakan- akan tidak menemukan judul.... hiks..

    BalasHapus
  5. Adiguna PH (6B)22 Juni 2011 22.38

    Pak,Bagaimana kita bisa mencari masalah untuk skripsi kita???apabila buat PTK sudah banyak metode pembelajaran yang sudah digunakan dalam judul skripsi yang sudah ada...
    Terus jika mengembangkan alat peraga atau sejenisnya belum punya bayangan sama sekali di bidang fisika...
    Solusinya gmN pak??Huhuhu

    BalasHapus
  6. sering-seringlah membaca artikel, ikuti seminar-seminar dan surfing internet. Nanti anda akan menemui satu tema yang menarik anda, trus dalami utk jadi tema skripsi. Cobalah, sebelum anda mencoba jangan mundur terus lakukan sampai dapat.

    BalasHapus